Ini Penyebab Gagal Pensiun Dini!

pensiun dini1Tentunya setiap manusia akan merasa jenuh pada pekerjaan yang mereka kerjakan. Dan hal itulah yang memicu seseorang untuk melakukan pensiun dini. Alasan lainnya juga adalah karena ingin lebih banyak memiliki waktu bersama keluarga dan tidak terjebak dalam pekerjaan. Sebenarnya masih banyak alasan lain untuk pensiun dini tetapi kenyataannya untuk mengajukan pensiun bukanlah hal yang mudah. Bahkan banyak yang sudah mengajukan tetapi malah gagal atau ditolak. Kenapa hal itu bisa terjadi? Berikut alasan yang menyebabkan seseorang gagal untuk pensiun!

1. Tidak Mempunyai Rencana yang Jelas

Tak sedikit orang yang menginginkan pensiun dini tetapi tidak tahu bagaimana cara melakukannya. Ditambah jika pada saat masih bekerja orang tersebut tidak memiliki tabungan atau menyiapkan dana pensiun dengan baik. Padahal salah satu hal yang paling penting untuk dipersiapkan adalah menyiapkan rencana yang jelas dan dana yang sudah dipersiapkan dari awal agar bisa menikmati masa-masa pensiun dengan tenang.

2. Banyak Meminta Jatah

Terkadang kita sering berpikir bahwa ketika melakukan pensiun dini maka biaya pengeluaran akan berkurang. Namun, jika tidak diperhitungkan secara matang malah akan mengeluarkan biaya yang jauh lebih banyak. Misalnya, si A mendapatkan dana tunjangan sebanyak ratusan juta rupiah tetapi karena dirinya adalah kepala keluarga maka anak-anak dan istrinya meminta jatah. Seperti mobil dan perhiasan yang sebenarnya hanya merugikan dan membuang-buang uang tunjangan saja.

3. Mempunyai Utang

Hal wajib yang perlu Anda pastikan adalah bebas utang dan ciiclan terlebih dahulu. Banyak mengambil cicilan seperti cicilan rumah, cicilan mobil, dan lain-lain hanya akan membuat Anda gagal pensiun karena tidak mampu membayar cicilan. Jangan sampai mempunyai utang lebih dari 30% dari gaji yang diterima karena utang tersebut justru akan menumpuk saat Anda sudah pensiun.

4. Konsumtif

Terakhir yang menjadi penyebab seseorang gagal pensiun dini adalah tidak dapat menghilangkan perilaku konsumtif yang dimiliki. Walaupun Anda mengetahui akan pensiun nantinya, maka Anda bebas mengeluarkan uang. Pola pikir ini harus diubah, gantilah dengan kebiasaan menabung dan berinvestasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *