Persiapan Keuangan Untuk Usia Muda

Persiapan KeuanganTidak ada waktu terlalu dini untuk mempersiapkan dana pensiun kamu. Bahkan kebanyakan perencanaan finansial sering merasa klien mereka suka terlambat dalam mempersiapkan dana pensiunnya. Kebanyakan memulainya pada usia 40an, dan itu terlalu terlambat. Harga dari penundaan tersebut akan berdampak pada strategi investasi yang agresif dan akan lebih berisiko terkena fluktuasi pasar jangka pendek yang dapat menyebabkan hasil investasinya lebih banyak. Namun jika dimulai sejak awal dengan cara investasi yang cardas, perencanaan finansial jangka panjang selain membuat para orang muda menjadi lebih siap, juga akan memperbaiki fundamental ekonomi negara. Simak tips penting bagi kamu yang masih mudah dalam persiapan keuangan di berikut ini:

1. Bergaya Hidup Secara Sederhana

Salah satu kunci untuk menghemat dan tidak mengeluarkan lebih dari pendapatan bulanan kamu. Jangan boros dalam pengeluaran sehingga menjadi lebih besar. Jika kesusahan, lebih baik kamu mencari seorang financial planner yang berpengalaman dan dapan membantu menghitung kebutuhanmu dan menyusun strategi buat kamu. Usahakan kamu untuk menabung 3 – 10% dari pemasukan bulanan buat masa depan kamu.

2. Perbanyak Tabungan Kamu

Kunci kesuksesan persiapan keuangan adalah untuk memperbanyakan tabungan kamu dan meraih kebebasan finansial. Usahakan untuk tidak mengeluarkan terlalu banyak, meskipun hanya beberapa lembar uang ribuan. Biasanya pengeluaran akan terikat dengan membeli rumah, mobil, nikah dan lainnya, dan triknya adalah dengan memprioritaskan untuk menabung lebih dulu.

3. Disiplin

Jika kamu memiliki hutang atau ada yang ada hutang dengan kamu, segera di selesaikan secepat mungkin. Urutkan hutang-hutang tersebut dimulai dari hutang dengan bunga tertinggi, atau jadikan semua hutang tersebut dalam satu payung jika bunganya dapat dinegosiasikan.

4. Dana Darurat

Untuk persiapan keuangan, kamu minimal harus sebanyak 3x pengeluaran bulanan jika belum menikah, dan sebanyak 6x penghasilan bulanan jika kamu sudah menikah dan mempunyai anak. Segera sisihkan uang-uang yang kamu dapatkan dan simpan dalam tabungan buat persiapan keuanganmu.

5. Keinginan vs Keperluan

Dengan cara mengurangi pengeluaran-pengeluaran yang tidak penting, kamu bisa lebih banyak menabung untuk dana pensiun dan investasi-investasi produktif lainnya yang akan memberikan pengembalian lebih besar dalam masa depan. Jadi, kamu harus mulai irit dan hasil persiapan keuangan kamu akan sangat bermanfaat untuk menyimpan atau saat ada keadaan darurat.

Nah, kamu sudah tahu bagaimana cara menyimpan uang untuk persiapan keuangan kamu, kan? Saatnya kamu memikirkan masa depan kamu dan keluarga kamu untuk hidup yang tenang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *