4 Kue Kering Dari Tepung yang Mengunggah Selera

lidah kucingTak bisa dipungkiri bahwa perkembangan dunia kuliner selalu meningkat dari zaman ke zaman. Tak heran sekarang banyak sekali makanan-makanan unik dan modern yang ditawarkan oleh para pedagang. Namun, kita juga tidak bisa melepaskan peran panganan asli tradisional dalam menu baru yang ditawarkan tersebut. Contohnya adalah kue kering, walau sudah banyak kue-kue yang di jajakan diluar sana tetapi kue asli Indonesia masih banyak yang menyukainya. Berikut ini ada beberapa kue khas Indonesia yang bisa Anda coba. 

1. Kue satru

Kue ini diketahui berasal dari suku betawi, Kue kering yang tidak lekang oleh zaman, selalu saja di jajakan pada saat-saat acara besar dan juga ada banyak pedagang yang menjajakannya sebagai bahan jualan. Rasanya khas dan juga mempunyai bentuk yang lucu, yaitu bulat dan terkadang berbentuk bunga dengan warna putih buram. Karena rasanya yang sangat lezat, kue satru terkenal sampai ke luar negeri.

2. Kue putu kacang

Kue kering asli suku bugis, Makasar ini memang cukup populer. Banyak sekali toko-toko kue yang masih menjajakan kue jenis ini. Kuenya terbuat dari kacang hijau yang disangrai terlebih dahulu baru ditumbuk dan ditambahkan dengan gula pasir lalu secara bersamaan ditumbuk hingga halus. Rasanya begitu manis dan nikmat, cocok untuk dinimakmati saat sedang santai.

3. Kue lidah kucing

Kue kering ini sudah sangat terkenal dimana-mana. Namanya yang unik berasal dari bentuk kuenya sendiri yang mirip seperti lidah kucing dengan tekstur yang kasar namun saat dimakan akan meluber dan menjadi halus di mulut. Rasanya manis jambu dan cocok disajikan saat lebaran atau hari raya besar lainnya.

4. Kue kembang goyang

Siapa yang tak kenal kue kering satu ini? mempunyai rasa gurih dan manis membuat kembang goyang masih tetapi ada hingga sekarang. Banyak yang menyajikan kue ini pada acara-acara pernikahan atau semacam kondangan. Pembuatan kuenya pun murah dan gampang sehingga membuat banyak orang masih berminat membuat dan mengkonsumsi kue tradisional semacam ini.

Kue Tradisional Nikmat Terbuat Dari Singkong

kue tradisionalSingkong sudah menjadi bagian dari makanan yang sudah tak asing lagi dalam makanan Indonesia. Ada begitu banyak olahan yang terbuat dari singkong, terutama singkong digunakan sebagai bahan utama untuk makanan-makanan ringan. Bahan singkong banyak dan mudah untuk ditemukan di mana saja memudahkan banyak orang untuk mengolahnya. Singkong sering dijadikan sebagai bahan dari kue tradisional. Ada begitu banyak macam kue tradisional dibuat dari singkong. Rasanya juga nikmat dan cocok untuk dinikmati saat santai atau menemani Anda saat bekerja. Di bawah ini ada beberapa kue dari singkong dan bisa Anda sajikan di rumah. Yuk, simak!

1. Misro

Kue tradisional asli Jawa Barat ini yang masih banyak diminati hingga sekarang. Misro sendiri adalah singkatan dari amis di jero, bahasa sundanya dari manis di dalam. Rasanya memang manis karena misro terbuat dari parutan singkong yang diisi dengan gula merah lalu di goreng. Rasa manisnya tidak berlebihan karena manis alami yang terbuat dari gula. Makanlah ini saat hangat-hangat, dijamin rasanya akan lebih nikmat.

2. Getuk

Getuk adalah kue tradisional khas Jawa Tengah yang hingga saat ini masih banyak diminati banyak orang. Terbagi menjadi dua, yaitu getuk biasa dan getuk lindri. Untuk getuk biasa pada saat proses pembuatan ditaburi gula merah sehingga berwarna coklat, tidak rata dan bentuknya kasar. Sedangkan getuk lindri adalah singkong sudah dimasak lalu digiling hingga halus dengan gula pasir lalu dicampurkan pewarna makanan dan vanili, terakhir di potong kecil-kecil.

3. Kue mangkok tape singkong

Yang satu ini sudah sangat terkenal dan sering disajikan di saat ada acara. Kue tradisional ini dibuat dari peyeum, yaitu singkong yang sudah difermentasikan. Rasa dan teksturnya berubah menjadi asam dan lembek. Kuenya berbentuk kue mangkok, rasanya manis asam dan warnanya juga beragam namun umumnya berwarna pink. Bentuknya seperti bolu kukus tetapi lebih padat dan basah.

4. Lemet

Nah, untuk kue tradisional yang satu ini rasanya manis-manis gurih dan juga teksturnya agak lengket. Lemet adalah makanan yang berasal dari Gunung Kidul. Lemet ini dibungkus dengan daun pisang tetapi kedua ujungnya tidak disematkan. Resepnya juga gampang sekali, hanya parutan singkong, gula merah dan tambahan garam.