5 Snack Sehat Untuk Bekal ke Kantor

snack sehatCamilan merupakan salah satu bekal yang wajib dibawa saat kamu sedang bepergian. Karena, keinginan untuk ngemil biasanya akan lebih besar saat sedang bepergian. Entah karena sekadar iseng, bosan di perjalanan, atau memang karena lapar. Meski begitu, jangan asal membawa camilan. 5 makanan berikut ini bisa jadi snack sehat yang bisa kamu jadikan bekal di perjalanan!

1. Granola Bar

Granola adalah salah satu snack sehat saat ini yang banyak digunakan orang sebagai makanan diet. Makanan yang satu ini memang memiliki kadar gula rendah dan serat yang tinggi, sehingga selain sehat, granola juga membuatmu kenyang lebih lama. Meskipun produk granola bar sudah banyak dijual di pasaran, kamu bisa mencoba membuat camilan sendiri ini di rumah sebelum bepergian. Caranya, campurkan oats, kacang almond, buah kering, gula palem dan madu secukupnya ke dalam sebuah wadah. Lalu aduk-aduk rata dan kemudian panggang dalam sebuah oven. Voila! Granola bar siap jadi bekal perjalanan.

2. Sandwich

Snack sehat berikutnya adalah sandwich. Sandwich merupakan makanan yang kaya gizi dan mudah dibuat. Dalam setangkup, kamu bisa memasukkan berbagai makanan untuk memenuhi kecukupan nutrisi selama di perjalanan. Pilihlah roti gandum yang kaya serat dan rendah gula. Lalu, isilah roti dengan fillet dada ayam, keju, selada, tomat dan buah zaitun. Sebagai penambah rasa, Anda bisa oleskan mayonaise rendah lemak atau mustard. Kamu juga bisa mengisi roti gandum dengan selai kacang dan potongan pisang. Setelah itu, potong sandwich ke dalam ukuran sekali makan (size-bites) untuk memudahkanmu mengonsumsinya selama perjalanan.

3. Biskuit

Biskuit merupakan salah satu snack sehat yang cocok dijadikan teman saat perjalanan jauh. Selain rasanya yang enak, biskuit juga bisa mengenyangkan perut. Kandungan karbohidrat pada biskuit bisa membuat perut terasa kenyang seketika. Meski begitu, pilihlah biskuit yang rendah kalori, misalnya biskut gandum utuh. Biskuit tersebut akan membuat Anda cepat kenyang sehingga sangat ampuh menahan lapar. Di lain sisi, biskuit ini pun akan menjaga pencernaan Anda tetap sehat selama perjalanan.

4. Kacang-kacangan

Snack sehat selanjutnya adalah kacang. Kandungan serat dan protein yang tinggi pada kacang mampu membuat perut kenyang lebih lama. Selain itu, kandungan serat pada kacang juga dapat menetralisir kadar gula darah dan baik bagi kesehatan pencernaan. Selain menyehatkan, ngemil beberapa butir kacang tersebut bahkan membantu meningkatkan suasana hati Anda selama perjalanan.

5. Buah dan Sayur Potong

Saat bepergian, kamu tetap bisa mencukupi asupan serat, vitamin dan mineral dari buah dan sayur yang kamu sukai. Agar lebih mudah memakannya di perjalanan, potong-potong dalam ukuran kecil, tempatkan di wadah kedap udara. Siapkan buah apel, pepaya, strawberry, melon dan jeruk. Sedangkan untuk sayurannya, kamu bisa menggunakan potongan wortel, mentimun dan tomat. Setelah itu, simpan di lemari es beberapa jam sebelum keberangkatan. Selain rasanya segar, snack sehat ini memiliki bentuk yang kecil, mudah dikemas dan dimakan dalam mobil atau bus.

5 Pola Makan untuk Gaya Hidup Sehat

pola makanKadang, kita suka lupa mengontrol asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh kita. Padahal, hampir setiap makanan yang kalau nggak kita jaga dengan baik, justru akan menjadi asupan yang buruk. Mau tau kebiasaan apa aja yang bisa kamu lakukan untuk mengatur pola makan? Yuk, simak artikel berikut ini!

1. Kunyah Makanan Secara Perlahan

Yes, mengatur pola makan dapat dimulai dengan memperbaiki caramu mengunyah makanan. Kunyahlah makananmu secara perlahan agar mengasup rendah kalori. Orang yang memiliki pola makan dengan mengunyah secara perlahan cenderung tidak memiliki obesitas atau masalah metabolisme, penyakit jantung, diabetes dan risiko stroke.

2. Kurangi Makan Camilan

Pola makan yang satu ini mungkin agak sulit dilakukan, ya! Menurut data yang dirilis Nielsen, rata-rata setiap rumah di Amerika Serikat menghabiskan 133 dollar AS setiap tahun untuk camilan di sela makan makanan utama. Namun di sisi lain, camilan sehat juga turut meningkat. Produk camilan ringan yang tidak dimodifikasi secara genetik meningkat lebih dari 18% dalam penjualan selama lima tahun terakhir, diikuti oleh produk camilan yang bebas dari pewarna dan rasa buatan (16 persen) dan tidak/dikurangi mengandung gula (11 persen). Relatif, rata-rata camilan hanya mengalami kenaikan lebih dari 1%.

3. Kurangi Kebiasaan Memesan Makanan di Luar

Orang Amerika Serikat sendiri mendapatkan sebagian besar sodium harian mereka. Lebih dari 75 persen dari makanan olahan dan makanan restoran, menurut Centers for Disease Control and Prevention. Orang-orang makan rata-rata 200 kalori lebih banyak per makanan saat mereka makan makanan dari restoran, menurut sebuah penelitian tahun 2015.

4. Kurangi Konsumsi Garam

Menurut riset CDC, pola makan dengan konsumsi sodium yang berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah dan resiko terkena penyakit jantung atau stroke. Hampir 9 dari 10 anak-anak di Amerika Serikat makan lebih banyak sodium daripada yang direkomendasikan, dan sekitar 1 dari 9 anak-anak telah menaikkan tekanan darah, kata CDC. Orang harus mengonsumsi kurang dari 2.300 miligram sodium setiap hari, CDC merekomendasikan. Mereka yang berusia 51 tahun ke atas harus membatasinya sampai 1.500 miligram.

5. Hindari Minuman Soda

Pola makan yang tidak sehat disertai konsumsi minuman yang dimaniskan secara artifisial meningkatkan resiko stroke dan demensia, menurut jurnal Stroke American Heart Association. Terdapat sebuah studi di tahun 2015 bahwa perempuan yang lebih tua yang telah mengonsumsi dua atau lebih minuman soda bebas gula per hari, 30 persen lebih mungkin mengalami masalah kardiovaskular.